SUARA TRENGGALEK – Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Jawa Timur menggelar asistensi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mapolres Trenggalek, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Polres Trenggalek, Polres Ponorogo, dan Polres Pacitan. Tim asistensi dipimpin Kombes Pol Yayat Ruhiyat dan disambut Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya bersama sejumlah pejabat utama.
Asistensi tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Yayat Ruhiyat mengatakan SPPG Polri telah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, baik dari aspek sumber daya manusia (SDM), pengorganisasian, pengelolaan, hingga distribusi.
Termasuk di dalamnya aspek keamanan pangan atau food safety yang menjadi perhatian dalam pengelolaan SPPG.
“Oleh sebab itu, ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Bagaimana upaya kita menjadikan SPPG Polri lebih baik lagi. Jangan sampai ada kesalahan, terutama terkait dengan keamanan makanan. Awasi dan cek betul di lapangan,” ungkapnya.
Dalam asistensi tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek pengelolaan SPPG.
Di antaranya pengecekan batas waktu aman konsumsi, pemeriksaan fisik makanan, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) bagi pengelola dapur SPPG.
Selain itu, pemeriksaan juga mencakup legalitas dan dokumen administrasi, seperti sertifikat, memorandum of understanding (MOU), pengorganisasian, dan tata kelola.
Tim turut menekankan tugas dan tanggung jawab pengelola, termasuk penyediaan sarana dan prasarana, rekrutmen relawan sesuai kriteria Badan Gizi Nasional (BGN), pengusulan potensi supplier, serta tanggung jawab administrasi lainnya.
Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Rizky menerangkan, di Kabupaten Trenggalek terdapat sedikitnya tiga SPPG Polri yang berada di bawah naungan Polres Trenggalek dan Yayasan Kemala Bhayangkari.
Ketiga SPPG tersebut berada di Kecamatan Pogalan, Pule, dan Watulimo.
“Kita terapkan standar tinggi untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan. Kita juga turunkan tim dari Sidokkes Polres Trenggalek untuk mengawasi dan memantau,” ungkapnya.
Rizky menegaskan, Polres Trenggalek siap menindaklanjuti setiap arahan dan hasil asistensi untuk perbaikan serta penyempurnaan pengelolaan SPPG ke depan.











