PERISTIWA

Imbas Perang AS dan Israel vs Iran, Bupati Trenggalek Masih Tertahan di Arab Saudi

×

Imbas Perang AS dan Israel vs Iran, Bupati Trenggalek Masih Tertahan di Arab Saudi

Sebarkan artikel ini
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

SUARA TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin hingga kini masih berada di Mekkah, Arab Saudi, setelah rencana kepulangannya tertunda akibat penutupan jalur udara internasional imbas konflik yang melibatkan Israel, Iran dan Amerika Serikat, Selasa (03/03/2026).

Mas Ipin, sapaan akrabnya, tengah menjalankan ibadah umrah. Namun, eskalasi geopolitik di Timur Tengah membuat sejumlah jalur strategis penerbangan ditutup demi alasan keselamatan, sehingga ia bersama rombongan belum dapat kembali ke Indonesia sesuai jadwal.

Berdasarkan informasi, Bupati Trenggalek tersebut menjalani cuti umrah mulai Sabtu (21/02/2026) hingga Rabu (04/03/2026). Hingga kini belum ada kepastian kapan ia bisa pulang ke Tanah Air.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, menyampaikan bahwa otoritas penerbangan menutup wilayah udara di zona konflik. Akibatnya, sejumlah jadwal penerbangan internasional dibatalkan.

“Kita tahu situasi di Timur Tengah belum kondusif dan tidak ada pesawat yang berani melintas di kawasan udara yang masih terjadi konflik. Jadi belum ada kepastian kapan beliau bisa kembali ke Tanah Air,” ujar Syah saat safari Ramadan di Kecamatan Durenan, Senin (02/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Syah juga mengajak masyarakat Trenggalek untuk mendoakan keselamatan Bupati Mochammad Nur Arifin dan rombongan yang masih tertahan di Arab Saudi.

“Semoga situasi di Timur Tengah segera membaik dan semuanya bisa pulang ke Tanah Air dengan selamat,” tambahnya.

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, membenarkan bahwa jadwal kepulangan bupati resmi mundur. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Mas Ipin terkait kondisi di Mekkah.

“Tadi malam kami sempat berkomunikasi. Beliau menyampaikan belum bisa pulang karena pesawat memang belum ada jadwal penerbangan akibat penutupan jalur udara,” jelas Doding.

Sementara itu, sahabat dekat Nur Arifin, Alfan Toni, mengungkapkan bahwa komunikasi intensif terus terjalin selama bupati menjalankan umrah. Dalam percakapan pada Jumat (27/02/2026), Nur Arifin sempat menceritakan situasi yang menegangkan saat mengetahui bandara transit di Dubai terdampak serangan.

“Beliau menyampaikan kalau bandara tempat transit seluruh jadwal penerbangan ditutup, tiket di-refund,” ujar Alfan.

Dalam kondisi tersebut, Nur Arifin tetap berupaya tenang dan memanfaatkan waktu di Tanah Suci untuk lebih khusyuk beribadah. Ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Trenggalek.

Menurut Alfan, Mas Ipin menitipkan permohonan maaf apabila selama memimpin terdapat salah kata atau perbuatan. Ia juga mendoakan agar Trenggalek tetap aman, makmur, dan masyarakatnya diberi kesehatan.

“Beliau menyampaikan pesan dengan nada serius dan lirih,” ungkap Alfan.

Di tengah situasi yang belum menentu, Nur Arifin disebut terus mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan berdoa agar konflik segera mereda sehingga aktivitas penerbangan kembali normal.

“Beliau juga menyampaikan agar tetap tenang dan terus berdoa agar konflik segera mereda,” pungkas Alfan.