PERISTIWA

Harga Kacang Hijau di Trenggalek Terus Naik, Bahan Capar Tembus Rp 43 Ribu Per Kilogram

×

Harga Kacang Hijau di Trenggalek Terus Naik, Bahan Capar Tembus Rp 43 Ribu Per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Pedagang kacang hijau di Pasar Basah Trenggalek.
Inti Berita:
• Harga kacang hijau di Trenggalek terus naik dalam beberapa waktu terakhir.
• Kacang hijau lokal kosong, pasar hanya tersedia produk impor.
• Harga impor naik dari Rp 25-27 ribu jadi Rp 30 ribu/kg.
• Kacang hijau capar naik dari Rp 38-39 ribu jadi Rp 43 ribu/kg.
• Penyebab utama: pasokan dari luar daerah tidak tersedia.

SUARA TRENGGALEK – Harga kacang hijau di Pasar Basah Trenggalek terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan ini dipicu oleh terbatasnya pasokan, terutama untuk kacang hijau lokal yang kini dilaporkan kosong di pasaran.

Salah satu pedagang, Rini mengatakan bahwa saat ini hanya tersedia kacang hijau impor dengan beberapa jenis, sementara kacang hijau lokal sudah tidak ditemukan.

“Kacang hijau naik terus, Mas. Yang lokal kosong, yang ada hanya impor untuk capar dan bubur,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, harga kacang hijau lokal terakhir berada di angka Rp 20 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 18 ribu. Namun, saat ini stoknya sudah tidak tersedia.

Sementara itu, kacang hijau impor juga mengalami lonjakan harga. Dari sebelumnya berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 27 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 30 ribu.

Tidak hanya itu, jenis kacang hijau khusus untuk kebutuhan capar juga ikut naik signifikan. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp 38 ribu hingga Rp 39 ribu, kini mencapai Rp 43 ribu per kilogram.

Menurut Rini, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan barang dari luar daerah.

“Pasokan tidak ada, barang dari luar juga tidak masuk,” jelasnya.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang bergantung pada bahan baku kacang hijau untuk produksi makanan.