PERISTIWA

Dampak Gempa Pacitan, Kantor Kecamatan Dongko Trenggalek Rusak

×

Dampak Gempa Pacitan, Kantor Kecamatan Dongko Trenggalek Rusak

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Kerusakan atap Kantor Kecamatan Dongko runtuh akibat gempa di Pacitan.

SUARA TRENGGALEK – Kantor Kecamatan Dongko yang berada di Desa Dongko, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada Selasa (27/1/2026).

Kerusakan terjadi pada bagian genting teras kantor kecamatan yang runtuh saat gempa berlangsung.

Runtuhan genting tersebut menimpa sejumlah pegawai yang berusaha menyelamatkan diri keluar gedung, sehingga menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Salah satu korban, Sukamdi, mengatakan terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. “Yaitu dirinya sendiri, lalu seorang ASN perempuan, dan seorang mahasiswa magang,” ujarnya.

Sukamdi yang merupakan Pengadministrasi Perkantoran Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Dongko menjelaskan, saat kejadian dirinya sedang melayani masyarakat di kantor.

“Saat itu saya ada di pelayanan, ada masyarakat yang sedang mengurus pelayanan tiba-tiba terjadi gempa, akhirnya lari keluar, tiba-tiba ada genting runtuh yang menyebabkan tiga luka ringan,” kata Sukamdi, Selasa (27/1/2026).

Ia mengungkapkan, runtuhan genting tersebut mengenai paha kirinya hingga menyebabkan luka terbuka.

Sementara rekannya tertimpa genting di bagian dahi atas sehingga mengalami luka, dan mahasiswa magang terkena genting di bagian kepala meski tidak sampai menimbulkan luka, namun merasakan nyeri.

Meski mengalami luka-luka, Sukamdi mengaku tetap melanjutkan aktivitas pelayanan di Kantor Kecamatan Dongko setelah mendapatkan perawatan medis.

“Lanjut kerja, hanya luka ringan tadi sudah diobati di Puskesmas, kasihan kalau ada masyarakat yang mengakses pelayanan,” jelasnya.

Menurut Sukamdi, kejadian gempa bumi yang menyebabkan kerusakan di Kantor Kecamatan Dongko baru pertama kali terjadi. Namun demikian, kerusakan yang ditimbulkan tergolong ringan.

“Tapi kerusakannya ringan, jadi tetap bisa melakukan pelayanan,” pungkasnya.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah selatan Jawa Timur, tepatnya di perairan Pacitan, pada Selasa (27/1/2026) pagi.

Gempa tercatat terjadi pada pukul 08.20 WIB dan dirasakan hingga sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipantau oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek.

Pusat gempa berada di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 105 kilometer.

Hasil monitoring INATEWS-BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.