SUARA TRENGGALEK – Proses pembersihan material banjir dan tanah longsor yang menutup ruas Jalan Raya Bandung–Prigi di Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.
Setelah sempat terputus total, akses utama menuju kawasan pesisir selatan kini kembali dapat dilalui dengan penerapan sistem buka tutup.
Kapolsek Watulimo, AKP Sunarto, mengatakan peristiwa longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Watulimo pada Jumat malam (30/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Curah hujan tersebut memicu luapan air sungai yang tersumbat hingga mengalir ke badan jalan.
“Luapan air membawa material lumpur dan bebatuan hingga menutup badan jalan dengan ketebalan mencapai sekitar 50 sentimeter,” ujar AKP Sunarto, Sabtu (31/1/2026).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat kepolisian bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait langsung melakukan penanganan darurat.
Satu unit alat berat didatangkan sejak Jumat malam untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.
“Mulai tadi malam langsung didatangkan satu alat berat dan dilakukan pembersihan material longsor,” jelasnya.
AKP Sunarto menambahkan, pembersihan utama menggunakan alat berat kini telah rampung.
Selanjutnya, tim gabungan bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Trenggalek melakukan penyemprotan air di permukaan jalan untuk menghilangkan sisa lumpur agar tidak licin dan aman dilalui kendaraan.
Seiring selesainya pembersihan material utama, arus lalu lintas yang sebelumnya dialihkan kini kembali dibuka.
Namun, demi keselamatan pengguna jalan, kendaraan yang melintas masih diberlakukan sistem buka tutup.
“Untuk arus lalu lintas yang semalam dialihkan, sekarang sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup,” terangnya.
Selain menutup akses jalan, longsor juga mengakibatkan kerusakan pada jalan paving yang baru dibangun sekitar dua bulan lalu.
Kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan material lumpur dan bebatuan.
Sementara itu, rumah warga yang terdampak banjir dan longsor telah dibersihkan secara gotong royong oleh warga bersama aparat setempat.
Kepolisian mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di jalur Bandung–Prigi, terutama saat hujan, mengingat cuaca di wilayah Watulimo masih berpotensi hujan dan rawan bencana susulan.











