Inti Berita:
• RSUD dr. Soedomo Trenggalek mengusulkan pembangunan gedung kemoterapi pada 2027 untuk melengkapi layanan kanker dalam program KJSU-KIA.
• Rumah sakit juga meningkatkan fasilitas penunjang KRIS dan ruang tunggu farmasi.
Sementara itu, pembangunan gedung rawat inap jiwa berkapasitas 20 tempat tidur dijadwalkan mulai direalisasikan pada 2026.
SUARA TRENGGALEK – RSUD dr. Soedomo Trenggalek mengusulkan pembangunan gedung kemoterapi dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Fasilitas tersebut diproyeksikan melengkapi layanan kanker agar pasien dapat memperoleh penanganan secara menyeluruh di Trenggalek tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, dr. Saeroni, mengatakan usulan tersebut merupakan kelanjutan dari program prioritas rumah sakit yang telah direncanakan sejak 2026, yakni penguatan layanan KJSU-KIA yang meliputi kanker, jantung, saraf, serta kesehatan ibu dan anak.
“Untuk KUA-PPAS tahun depan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek tentunya kita melanjutkan program-program yang sudah kita rencanakan sebelumnya, yaitu program KJSU-KIA, khususnya untuk layanan kanker,” ujar dr. Saeroni.
Menurutnya, hingga saat ini RSUD dr. Soedomo belum memiliki ruang khusus untuk pelayanan kemoterapi. Karena itu, pembangunan gedung kemoterapi menjadi salah satu prioritas yang diusulkan pada 2027.
“Tahun 2027 kita mengusulkan pembangunan gedung untuk kemoterapi sehingga masyarakat yang menderita kanker nantinya dapat memperoleh pelayanan secara paripurna di RSUD dr. Soedomo Trenggalek,” jelasnya.
Selain pengembangan layanan kanker, rumah sakit juga menyiapkan peningkatan fasilitas pendukung seiring penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Sejumlah sarana yang akan dilengkapi antara lain ruang tunggu, televisi, hingga fasilitas pendukung lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga.
Tak hanya itu, RSUD juga berencana membenahi ruang tunggu instalasi farmasi agar lebih nyaman bagi pengunjung.
“Kami juga perlu meningkatkan pelayanan, khususnya ruang tunggu di farmasi, sehingga masyarakat dapat lebih puas terhadap pelayanan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek,” katanya.
Gedung Rawat Inap Jiwa Dibangun Tahun Ini
Dalam kesempatan yang sama, dr. Saeroni memastikan pembangunan gedung rawat inap jiwa mulai direalisasikan pada 2026 setelah status lahan yang dibutuhkan telah tersedia.
Gedung tersebut direncanakan dibangun satu lantai dengan kapasitas 20 tempat tidur untuk menunjang pelayanan kesehatan jiwa di Kabupaten Trenggalek.
“Pembangunan gedung rawat inap jiwa memang sudah kita alokasikan pada tahun 2026 ini. Semoga dalam waktu dekat dapat segera direalisasikan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, gedung rawat inap jiwa tersebut akan dibangun dalam satu lantai dengan kapasitas sebanyak 20 tempat tidur.
“Rencananya satu lantai dengan kapasitas 20 tempat tidur,” pungkasnya.











