PERISTIWA

Harga Plastik Naik Hampir 100 Persen di Trenggalek, Daya Beli Menurun

×

Harga Plastik Naik Hampir 100 Persen di Trenggalek, Daya Beli Menurun

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Dagangan plastik di Pasar Basah Trenggalek.
Inti Berita,
• Harga plastik di Pasar Pon Trenggalek naik tajam sejak jelang Lebaran.
• Kenaikan yang biasanya Rp500–Rp1.000 kini mencapai puluhan ribu rupiah.
• Contoh: kresek dari Rp36 ribu jadi Rp65 ribu, cup plastik Rp13 ribu jadi Rp24 ribu.
• Penyebab diduga karena permintaan tinggi, distribusi belum normal, dan biaya bahan baku.
• Pedagang dan pembeli sama-sama terdampak, daya beli ikut menurun.

SUARA TRENGGALEK – Kenaikan harga komoditas plastik terjadi di Pasar Basah Trenggalek dalam beberapa waktu terakhir.

Lonjakan harga tersebut mulai dirasakan sejak menjelang Lebaran dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Sejumlah pedagang mengeluhkan kenaikan harga yang dinilai tidak wajar dibandingkan periode sebelumnya.

Jika biasanya kenaikan hanya berkisar Rp 500 hingga Rp 1.000, kini lonjakan mencapai puluhan ribu rupiah untuk beberapa jenis produk plastik.

Salah satu pedagang plastik, Catur Hermanto mengatakan kenaikan kali ini merupakan yang paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyebut hampir seluruh jenis plastik mengalami kenaikan harga secara bersamaan.

“Kenaikan kali ini sampai puluhan ribu, beda jauh dari biasanya,” ujarnya.

Ia mencontohkan, harga plastik kresek yang sebelumnya Rp36 ribu per ikat kini melonjak menjadi Rp65 ribu.

Sementara itu, gelas cup plastik naik dari Rp 13 ribu menjadi Rp 24 ribu per slop.

“Harga styrofoam juga ikut mengalami kenaikan, dari Rp 39 ribu menjadi Rp 45 ribu per paket,” imbuhnya.

Kenaikan harga tersebut memaksa pedagang untuk menyesuaikan harga jual kepada konsumen, meski berisiko menurunkan daya beli masyarakat.

Menurut Catur, lonjakan harga diduga dipicu oleh meningkatnya permintaan menjelang Lebaran serta distribusi barang dari pemasok yang belum kembali normal.

Selain itu, faktor biaya produksi dan bahan baku juga turut memengaruhi kenaikan harga di tingkat pasar.

Para pedagang berharap harga plastik dapat segera stabil agar aktivitas jual beli kembali normal.

Sementara itu, konsumen di pasar tradisional terpaksa mengurangi pembelian atau mencari alternatif lain akibat harga yang semakin tinggi.