PERISTIWA

Rumah Dua Lantai di Trenggalek Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

×

Rumah Dua Lantai di Trenggalek Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Trenggalek
Petugas saat mencari penyebab kebakaran rumah dua lantai di Desa Dawuhan Trenggalek.

SUARA TRENGGALEKKebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk tepatnya rumah milik warga Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jumat (20/02/2026) siang.

Si jago merah dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan berlantai dua tersebut beserta isinya. Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat korsleting listrik.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di rumah dua lantai milik Kasianto, warga RT 08 RW 03 Desa Dawuhan.

Dari pantauan di lokasi, ruang tamu dan bagian atap rumah hangus terbakar. Kaca-kaca rumah juga pecah akibat panas api yang cukup tinggi.

Dilokasi kebakaran, Kepala Desa Dawuhan, Kasanudin membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut api pertama kali terlihat dari bagian atas rumah, atau lantai atas rumah tersebut.

“Terjadi kebakaran di rumah warga kami Kasianto, sekitar Pukul 11.30 Wib dan ketika itu api membumbung tinggi, api bersumber dari atas lantai 2. Alamat RT 08 RW 03,” katanya.

Atas kejadian ini, disampaikan Kasanudin bahwa pihaknya berencana mengajukan proposal bantuan untuk korban kebakaran ke Baznas Trenggalek.

“Upaya dari pemerintah desa kedepan akan membuat proposal untuk bantuan rumah warga kami yang terbakar ke Baznas Trenggalek,” tambah Kasanudin.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Trenggalek, Wasis Widodo menuturkan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 12.03 WIB.

Setelah mendapat laporan, tim dari damkar Trenggalek langsung menuju lokasi saat api dalam kondisi membesar.

“Tadi tim damkar jam 12.03 Wib mendapatkan laporan dari Kasianto, bahwa rumahnya terjadi kebakaran, sehingga kami segera meluncur ke lokasi dengan keadaan api sudah membesar, penyebabnya masih diselidiki, karena api sudah besar,” jelas Wasis.

Ia menyampaikan hampir seluruh bagian rumah dua lantai itu mengalami kerusakan berat. Perkiraan kerugian ditaksir mendekati Rp 100 juta.

“Kalau kerusakan rumah hampir habis, kerugian hampir Rp 100 Juta, alat yang ada didalam terbakar, rumah terbakar,” detailnya.

Saat dikonfirmasi, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah.

“Himbauan kepada masyarakat apabila dalam meninggalkan rumah jangan sampai ada stop kontak hidup, sehingga ketika nanti terjadi korsleting nanti bisa menyebabkan kebakaran,” ujarnya.