PERISTIWA

Pohon Beringin Tumbang Timpa Masjid di Trenggalek, Salat Tarawih Pertama Batal

×

Pohon Beringin Tumbang Timpa Masjid di Trenggalek, Salat Tarawih Pertama Batal

Sebarkan artikel ini
Masjid Trenggalek
Kondisi atap masjid yang tertimpa pohon beringan kemarin malam.

SUARA TRENGGALEK – Masjid Miftahul Huda di Dusun Jedeg, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon beringin pada Rabu (18/2/2026) malam.

Pohon yang diperkirakan berusia lebih dari satu abad itu roboh dan menghantam bagian atap serta tembok masjid. Peristiwa terjadi tak lama setelah jemaah menunaikan salat Magrib berjamaah.

Salah seorang jemaah, Tasrip (60), mengatakan saat kejadian ia berada di selasar masjid bersama satu orang lainnya, sementara lima jemaah masih berada di dalam bangunan.

“Awalnya ada suara getar retak seperti suara mercon (petasan),” ujar Tasrip, Kamis (19/2/2026).

Suara keras tersebut membuat para jemaah panik dan berlarian keluar untuk menyelamatkan diri. Setelah situasi dinilai aman, Tasrip kembali masuk ke dalam masjid dan mendapati genting berserakan di lantai.

“Saat dilihat ke atas, bagian tembok sama atap itu sudah rusak. Alhamdulillah tidak ada jemaah yang terluka,” lanjutnya.

Akibat insiden tersebut, pelaksanaan salat Tarawih perdana di masjid itu dibatalkan. Para jemaah memilih menunaikan ibadah di rumah masing-masing karena khawatir kondisi bangunan belum sepenuhnya aman.

“Ya enggak ada yang tarawih. Enggak berani,” katanya.

Untuk sementara waktu, jemaah berencana melaksanakan salat lima waktu di masjid terdekat.

Namun, warga berharap Masjid Miftahul Huda tetap dapat digunakan untuk salat Jumat setelah dilakukan pembersihan dan pengecekan kondisi bangunan pada Kamis (19/2/2026).

Tasrip menambahkan, pohon beringin yang tumbang tersebut memang sudah tua dan lapuk. Menurutnya, saat masjid dibangun sekitar tahun 1970, pohon itu sudah berdiri dan berukuran besar.

“Masjid ini dibangun sekitar tahun 1970, saat itu pohonnya sudah lebih dulu ada, sudah besar sekali jadi ini memang pohon tua,” pungkasnya.