SUARA TRENGGALEK – Setelah sempat dikeluhkan warga, lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang sebelumnya padam selama sekitar 10 hari di wilayah Desa Kedunglurah, Trenggalek kini telah kembali berfungsi normal.
Kondisi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga menyampaikan apresiasi kepada pihak berwenang yang dinilai cepat menindaklanjuti laporan dan kritik masyarakat terkait padamnya lampu jalan di ruas tersebut.
Salah seorang warga Desa Kedunglurah, Dara Elmian, mengucapkan terima kasih atas respons yang telah diberikan. Menurutnya, kritik yang disampaikan masyarakat mendapat perhatian sehingga penerangan jalan dapat segera diperbaiki.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak berwenang karena sudah menghidupkan kembali lampu jalan. Kritik yang kami sampaikan langsung didengar dan ditanggapi, sehingga lampu jalan raya kembali normal,” ujar Dara.
Ia menjelaskan, sebelum diperbaiki kondisi jalan di wilayah tersebut cukup gelap dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Dengan kembalinya fungsi LPJU, tingkat kenyamanan dan keamanan masyarakat yang melintas, khususnya pada malam hari, kini kembali meningkat.
Selain berdampak pada keselamatan pengguna jalan, penerangan yang kembali normal juga dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di sekitar tiang lampu yang sebelumnya padam terdapat sejumlah lapak pedagang di depan area makam desa, yang kini kembali terbantu dengan kondisi lingkungan yang lebih terang.
Dara berharap ke depan LPJU dapat beroperasi secara optimal dan konsisten, menyala pada sore hingga malam hari dan mati pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB.
Ia juga berharap perawatan dilakukan secara rutin agar lampu jalan tetap berfungsi dengan baik dan jika terjadi gangguan, dapat segera ditangani.











