SUARA TRENGGALEK – Perkembangan teknologi ponsel atau hp pintar di awal 2026 menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada sektor prosesor.
Sejumlah ponsel murah di kelas harga Rp 1 jutaan hingga Rp 2 jutaan kini sudah dibekali chipset yang lebih efisien dan bertenaga, bahkan sebagian telah menggunakan fabrikasi 6 nanometer (nm).
Berdasarkan spesifikasi yang beredar di pasar Indonesia per Januari 2026, berikut beberapa pilihan ponsel dengan kualitas prosesor terbaik di kelas harganya, ditinjau dari kemampuan multitasking, gaming, efisiensi baterai, dan stabilitas performa.
1. Di segmen entry-level, Xiaomi Redmi 14C menjadi salah satu pilihan menarik dengan harga Rp 1.289.000 hingga Rp 1.500.000. Ponsel ini dibekali prosesor MediaTek Helio G81-Ultra fabrikasi 12 nm dengan konfigurasi octa-core.
Chipset tersebut dinilai cukup solid untuk penggunaan harian seperti media sosial, chat, dan streaming, serta mampu menjalankan game ringan di pengaturan menengah. Skor AnTuTu-nya berada di kisaran 250.000 hingga 280.000 poin.
2. Masih di kelas serupa, TECNO Spark 30C mengandalkan MediaTek Helio G81 dengan performa yang relatif sebanding. Ponsel ini dibanderol sekitar Rp 1.200.000 hingga Rp 1.400.000 dan cocok untuk penggunaan ringan hingga menengah.
Skor AnTuTu berada di kisaran 240.000 hingga 270.000 poin, dengan efisiensi daya yang cukup baik meski berpotensi hangat saat digunakan bermain gim dalam waktu lama.
3. Untuk pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi, Infinix Hot 50 Pro atau seri Note 50 entry hadir di rentang harga Rp 1.800.000 hingga Rp 2.500.000. Ponsel ini menggunakan MediaTek Helio G100 fabrikasi 6 nm dengan performa yang melonjak signifikan.
Chipset tersebut mampu menangani gaming di pengaturan tinggi serta multitasking berat, dengan skor AnTuTu mencapai sekitar 350.000 hingga 400.000 poin.
4. Sementara itu, di kelas menengah dengan dukungan jaringan generasi kelima, POCO M7 Pro 5G menawarkan performa paling tinggi di daftar ini.
Dibanderol Rp 2.400.000 hingga Rp 2.900.000, ponsel ini ditenagai MediaTek Dimensity 7025 Ultra fabrikasi 6 nm. Performa gaming berat, multitasking, serta efisiensi daya dinilai sangat baik, dengan skor AnTuTu di atas 500.000 poin.
5. Di sisi lain, Samsung Galaxy A06 tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas dan dukungan purnajual.
Dengan harga Rp 1.184.000 hingga Rp 1.800.000, ponsel ini mengandalkan MediaTek Helio G85 yang cukup andal untuk kebutuhan sehari-hari, meski performanya tidak setinggi chipset generasi terbaru. Skor AnTuTu berada di kisaran 220.000 hingga 250.000 poin.
Catatan; Secara umum, tren 2026 menunjukkan bahwa ponsel murah kini sudah menawarkan peningkatan performa yang signifikan. Di kelas Rp 2 jutaan ke atas, prosesor fabrikasi 6 nm mulai menjadi standar, sementara segmen entry-level masih mengandalkan 12 nm namun dengan performa yang semakin kompetitif.
Konsumen disarankan menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan, mulai dari penggunaan dasar, performa gaming, hingga dukungan jaringan 5G. Harga di pasaran dapat berubah tergantung promo, baik di toko resmi maupun platform e-commerce, termasuk di wilayah Trenggalek.











