OLAHRAGA

Kini Berdiri Sendiri, Dispora Trenggalek Ungkap Arah Penguatan Kepemudaan dan Prestasi Atlet

×

Kini Berdiri Sendiri, Dispora Trenggalek Ungkap Arah Penguatan Kepemudaan dan Prestasi Atlet

Sebarkan artikel ini
Trenggalek
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Trenggalek, Arief Setiawan.

SUARA TRENGGALEK – Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek, Arief Setiawan memaparkan arah kebijakan dan rencana kerja Dispora dalam satu tahun ke depan.

Hal itu disampaikan seiring terbentuknya dinas baru yang terpisah dari Dinas Pendidikan (Dindik), dan kini dinas tersebut berkantor di kantor bekas Satpol PP.

Arief menjelaskan, Dispora Trenggalek saat ini mengampu tiga bidang utama, yakni bidang kepemudaan, bidang olahraga, serta bidang sarana dan prasarana.

Ketiga bidang tersebut masih dalam tahap penjajakan dan pemetaan program, mengingat sebelumnya urusan pemuda dan olahraga tergabung dalam satu dinas bersama pendidikan.

“Karena ini dinas baru, kami masih mempelajari dan menyesuaikan pola kerja. Harapannya, masing-masing bidang bisa saling mendukung dan menghasilkan program yang berdampak positif,” ujar Arief, Senin (19/1/2026).

Pada bidang kepemudaan, Arief menargetkan penguatan peran organisasi dan komunitas pemuda, mulai dari Karang Taruna, organisasi kepemudaan, hingga komunitas kreatif.

Pemerintah daerah ingin mendorong mereka menjadi gerakan aktif yang mampu menggali potensi diri, kreatif, dan mandiri.

“Kami ingin pemuda bisa berkembang, baik dari sisi kewirausahaan maupun peningkatan sumber daya manusia. Nanti akan difasilitasi melalui peningkatan keterampilan dengan kolaborasi lintas dinas,” jelasnya.

Sementara itu, di bidang olahraga, ia menitikberatkan pada pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan. Pembinaan direncanakan dimulai sejak usia dini, dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, agar atlet memiliki jalur pengembangan yang jelas.

“Harapannya atlet-atlet Trenggalek bisa bangga dan memiliki jenjang karier yang pasti, tidak berhenti di satu titik saja,” kata Arief.

Arief juga akan mendorong setiap cabang olahraga (cabor), melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), untuk menyusun master plan dan rencana kerja tahunan secara terukur.

Hal ini dilakukan agar penggunaan dana hibah yang digelontorkan setiap tahun dapat dievaluasi dan benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi atlet.

“Dengan rencana kerja yang jelas, kami bisa mengukur hasilnya. Dana yang dikeluarkan harus berimbas pada prestasi atlet, baik di tingkat kabupaten, nasional, hingga internasional,” tegasnya.

Adapun pada bidang sarana dan prasarana, Dispora akan melakukan inventarisasi seluruh aset olahraga milik Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Aset-aset tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan fungsinya, baik sebagai sarana pembinaan atlet maupun sebagai sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami melihat masih banyak fasilitas yang belum diketahui masyarakat. Sarana-prasarana ini akan kami maksimalkan, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten,” ungkap Arief.

Selain itu, pihaknya juga menargetkan penyelenggaraan event olahraga yang berkelanjutan. Event tersebut diharapkan menjadi wadah bagi atlet untuk berkreasi, mengasah kemampuan, dan meningkatkan jam terbang.

“Latihan tanpa event itu sulit meningkatkan kemampuan atlet. Karena itu, event berkelanjutan menjadi salah satu fokus kami, baik yang diselenggarakan sendiri maupun keikutsertaan di tingkat provinsi dan nasional,” pungkasnya.

Arief menambahkan, seluruh program tersebut selaras dengan tujuan pembentukan Dinas Pemuda dan Olahraga Trenggalek, yang berfokus pada pembinaan atlet, pengembangan kepemudaan, serta kepramukaan secara terintegrasi dan berkelanjutan.